Beranda › Topik

Energi Terbarukan Indonesia

98 jurnal 2005–2026 348 total sitasi

Indonesia tengah berada di titik balik: cadangan fosil menyusut, sementara matahari, angin, air, panas bumi, dan biomassa melimpah di sepanjang kepulauan. Transisi energi bukan sekadar soal teknologi, melainkan menyangkut kebijakan, pembiayaan, pertumbuhan ekonomi, hingga kesiapan sumber daya manusia. Perjalanan risetnya pun berbelit—dari soal potensi dan kalkulasi teknis, bergeser ke analisis kebijakan, hambatan kelembagaan, ekonomi politik, sampai strategi dekarbonisasi. Ulasan ini merangkum bagaimana gagasan energi terbarukan di Indonesia tumbuh, berdebat, dan mencari pijakan.

98
Jurnal
2024
Puncak publikasi
348
Total sitasi
77
Sitasi tertinggi
Intisari
Evolusi riset

Riset energi terbarukan Indonesia bergerak dari soal kebutuhan energi dan sumber alternatif pada akhir 2000-an, lalu mendalami strategi biodiesel, bioetanol, biomassa, dan biogas pada awal 2010-an. Isu lingkungan dan sosialisasi panel surya ikut menguat pada akhir 2010-an. Perhatian memuncak pada 2020–2023, ketika pembahasan meluas ke transisi energi, kebijakan, hambatan penerapan, potensi surya dan panas bumi, dampak biomassa, kaitan dengan PDB, hingga kendaraan listrik. Setelah itu, arah riset makin teknis dan politik-ekonomi: identifikasi potensi lewat skoring-pembobotan, pembiayaan ramah lingkungan, dekarbonisasi sistem energi, serta peluang dan tantangan ekonomi politik energi terbarukan.

Profil riset

siapa yang meneliti, di jurnal mana, dan karya paling berpengaruh

Peneliti paling aktif

  1. Teknik Energi Elektrik, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin3 kajian
  2. Sapto Hermawan2 kajian
  3. Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran2 kajian
  4. Syaifuddin Yana2 kajian
  5. Kamaruddin Abdullah2 kajian

Jurnal teratas

  1. Jurnal Energi Baru dan Terbarukan5 kajian
  2. Jurnal Rechts Vinding Media Pembinaan Hukum Nasional3 kajian
  3. CAKRAWALA2 kajian
  4. Jurnal Konstitusi2 kajian
  5. Jurnal Serambi Engineering2 kajian

Garis waktu temuan

dari tahun ke tahun
20268 jurnal

Sepanjang 2026, riset energi terbarukan Indonesia menyorot persinggungan diplomasi hijau, kebijakan, ekonomi makro, emisi, dan biomassa. Proyek PLTS terapung Saguling 2025 dibaca sebagai arena diplomasi teknologi dan likuiditas modal, bukan sekadar pengamanan pasokan fosil. Kajian kebijakan menemukan tarik-menarik antara target transisi dan praktik implementasi, termasuk kesenjangan pemanfaatan potensi energi terbarukan. Konsumsi energi terbarukan dan tak terbarukan sama-sama diuji terhadap pertumbuhan ekonomi, emisi karbon, dan cadangan devisa; hasilnya menegaskan energi bukan variabel tunggal. Limbah pertanian sebagai biomassa dinilai membuka peluang ekonomi masyarakat, sementara teknologi digital berbahasa Indonesia menjadi kunci penyebaran informasi.

  • PLTS terapung Saguling 2025 menjadi arena diplomasi teknologi dan likuiditas modal hijau.
  • Tren kebijakan energi baru terbarukan diwarnai kontradiksi implementasi.
  • Kesenjangan pemanfaatan potensi energi terbarukan masih signifikan.
  • Konsumsi energi terbarukan dan tak terbarukan memengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia.
  • Emisi karbon Indonesia ditelaah lewat konsumsi energi, GDP, dan populasi.
  • Limbah pertanian sebagai biomassa membuka peluang ekonomi usaha masyarakat.
Jurnal kunci
01
Green Hedging: Diplomasi Energi Terbarukan Indonesia Dan Transformasi Strategis Acwa Power Dalam Proyek PLTS Terapung Saguling 2025
Holil Pajri, Sandi Hidayat, Dedi Mulyadi dkk. — Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (2026)
0 sitasi
02
URGENSI TEKNOLOGI DIGITAL BERBAHASA INDONESIA DALAM PENYEBARAN INFORMASI ENERGI TERBARUKAN
Farras Aqilah Supriyati, Mochammad Rafi Hanafi, Raihan Ar Royyan dkk. — Journal of Innovative and Creativity (Joecy) (2026)
0 sitasi
03 0 sitasi
04
Analisis Pengaruh Konsumsi Energi Terbarukan dan Konsumsi Energi Tak Terbarukan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia
Cantika Feradatus Lina Irawan — Jurnal Perencanaan Wilayah dan Pembangunan (2026)
0 sitasi
05
Pengaruh Konsumsi Energi Terbarukan dan Tidak Terbarukan terhadap Emisi Karbon di Indonesia
Gabriella Losa Pongtuluran, Ni Putu Wiwin Setyari — Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis (2026)
0 sitasi
06 0 sitasi
07
Peluang Ekonomi Pemanfaatan Limbah Pertanian sebagai Energi Terbarukan dan Usaha Masyarakat di Indonesia: Studi Literatur
Siti Maimunah Mubarok, Sarpini Sarpini — JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN (2026)
0 sitasi
08 0 sitasi
Tampilkan semua 8 jurnal ▾
202519 jurnal

Sepanjang 2025, riset tentang energi terbarukan Indonesia menyoroti lambatnya peralihan dari fosil. Porsi energi bersih disebut masih rendah dan nyaris tak bergerak, dengan pembiayaan serta iklim investasi sebagai penghambat utama. Kajian lain menyorot sisi teknis: potensi besar belum termanfaatkan karena kendala teknologi, ekonomi, sosial, dan kebijakan, sehingga strategi integrasi smart grid dan kerangka hukum jadi sorotan. Perhatian juga mengarah ke RUU energi terbarukan, perjanjian investasi ACIA, dan aliansi hijau BRI. Di tingkat akar rumput, literasi energi siswa dan pengelolaan sampah dinilai masih lemah, sementara media ikut membingkai isu ini.

  • Porsi energi terbarukan tetap rendah; pembiayaan dan iklim investasi jadi penghambat
  • Potensi melimpah belum tergarap karena hambatan teknis, ekonomi, sosial, dan kebijakan
  • Smart grid dan penataan regulasi dinilai kunci integrasi energi bersih
  • RUU EBT dan ACIA disorot dari sisi ketahanan nasional serta kepastian investasi
  • Literasi energi siswa dan pengelolaan sampah masih lemah
Jurnal kunci
01
Mendorong Pengurangan Emisi Melalui Pembiayaan Energi Terbarukan di Indonesia
Esta Lestari — Jurnal Ekonomi dan Pembangunan (2025)
1 sitasi
02
Strategi Integrasi Energi Terbarukan Berbasis Smart Grid untuk Mewujudkan Sistem Energi Listrik yang Berkelanjutan di Indonesia
Muhammad Dicky Saputra, Apipah Apipah, Muhammad Aldi Firdaus dkk. — Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan (2025)
1 sitasi
03
Kajian Pendahuluan Aspek Ketahanan Nasional dalam RUU Energi Terbarukan Indonesia dari Perspektif Akademik
Yohanes Oktovian Samosir, Rudy Laksmono W, Sri Yanto — AURELIA Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (2025)
0 sitasi
05
TRANSFORMASI ENERGI DI INDONESIA: TANTANGAN DAN PELUANG PENGEMBANGAN ENERGI BARU DAN TERBARUKAN
Hellmy Fadhil Airlangga — Prosiding Seminar Nasional Teknologi Energi dan Mineral (2025)
0 sitasi
06
Optimalisasi Pengelolaan Sampah untuk Mendukung Energi Terbarukan di Indonesia
Marcel Luis Amstrong, Andika Dimas Saputra — Cerdika Jurnal Ilmiah Indonesia (2025)
0 sitasi
07
Pengenalan Manfaat Energi Terbarukan Untuk Memenuhi Kebutuhan Energi Masyarkat Indonesia di SMAN 1 Palibelo
Ziaul Fikar, Wira Setiawan, Aminullah dkk. — SEWAGATI Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (2025)
0 sitasi
08 0 sitasi
09
Energi Baru Terbarukan dalam Bingkai Media di Indonesia
Morissan — Jurnal ILMU KOMUNIKASI (2025)
0 sitasi
11
Evaluasi dan Strategi Biodiesel Sebagai Energi Terbarukan di Indonesia: Literature Review
Ilma Kanzu Iklima, Taupik Hidayat, Mida Fitri Agasty Sofinila dkk. — Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL) (2025)
0 sitasi
12
Transisi Energi Terbarukan: Peran PLTS dalam Efisiensi Ekonomi dan Ketahanan Energi Indonesia
Bella Rosewita, Babyrra Daynarra, Ririn Breliastiti dkk. — Media Ilmiah Akuntansi (2025)
0 sitasi
13
Faktor-Faktor Yang Menentukan Konsumsi Energi Terbarukan Di Indonesia
Suci Rahmi, Sri Ulfa Sentosa — Media Riset Ekonomi Pembangunan (MedREP) (2025)
0 sitasi
14
Kerjasama Pemerintah Denmark-Indonesia dalam Implementasi Teknologi RDF untuk Pengelolaan Sampah dan Energi Terbarukan di Indonesia
Salsabila Meutia Kaltsum Setia Budi, Haryo Prasodjo, Muhammad Fadzryl Adzmy — Jurnal Pemerintahan dan Politik (2025)
0 sitasi
16
Analisis Potensi Pemanfaatan Sampah Sebagai Energi Baru Terbarukan Di Indonesia Menggunakan Aplikasi Biogas Calculations
Adinda Maharani, Dariana Matondang, Farhan Riziq Ananda dkk. — Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (2025)
0 sitasi
17
Analisis Penggunaan Energi Terbarukan untuk Operasional Alat Berat Tambang di Lokasi Terpencil di Indonesia
Muh Arif Idhan — RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (2025)
0 sitasi
18
ANALISIS HARGA PEMBELIAN TENAGA LISTRIK YANG OPTIMAL UNTUK PEMBANGKIT ENERGI TERBARUKAN DI KAWASAN TIMUR INDONESIA
Supriadi Supriadi, Budi Sudiarto — E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana (2025)
0 sitasi
Tampilkan semua 19 jurnal ▾
202422 jurnal

Sepanjang 2024, riset energi terbarukan Indonesia menyoroti tiga arus besar: kebijakan dan target, pembiayaan/investasi, serta pemanfaatan potensi. Target bauran EBT 23% pada 2025 dinilai ambisius tetapi implementasi KEN masih menghadapi tantangan. Regulasi investasi berkelanjutan dan pembiayaan hijau menjadi kunci, termasuk kebutuhan desain legislasi yang efektif dan kepastian ESG. Di sisi lain, metode skoring-pembobotan membantu memetakan potensi daerah, sementara data 2015-2022 menunjukkan bauran energi terbarukan meningkat. Kajian politik ekonomi dan hak menguasai negara menegaskan transisi energi bukan sekadar soal teknologi, tetapi juga keadilan akses, tata kelola, dan keberlanjutan lingkungan.

  • Target bauran EBT 23% pada 2025 masih menghadapi tantangan implementasi KEN.
  • Pembiayaan hijau dan regulasi investasi berbasis ESG menjadi penentu percepatan transisi.
  • Metode skoring-pembobotan membantu identifikasi potensi energi terbarukan antardaerah.
  • Bauran energi terbarukan meningkat pada 2015-2022, tetapi emisi karbon masih tinggi.
  • Desain legislasi EBT perlu diperbaiki agar transisi energi lebih adil.
  • Green wakaf diusulkan sebagai alternatif pembiayaan pengembangan energi terbarukan.
Jurnal kunci
01
Ekonomi Politik Energi Terbarukan: Peluang dan Tantangan di Indonesia
Khosyi Mudhoffar, Lince Magriasti — Multiverse Open Multidisciplinary Journal (2024)
6 sitasi
02
Penerapan Metode Skoring Dan Pembobotan Dalam Identifikasi Potensi Energi Terbarukan Di Indonesia
Muhamad Arif Jumansa, Fadhli Aslama Afghani, Imawan Mashuri dkk. — Jurnal Geografi Edukasi dan Lingkungan (JGEL) (2024)
2 sitasi
03
Pembiayaan Ramah Lingkungan Terhadap Sub Sektor Energi Baru Dan Terbarukan Di Indonesia
Meidiana Mulya Ningsih — Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (2024)
2 sitasi
04
Tinjauan Regulasi Investasi Berkelanjutan di Sektor Energi Terbarukan Indonesia dengan Indikator ESG
Parardhya Amaraputri Puntarangi — Jurnal Ilmu Hukum Humaniora dan Politik (2024)
1 sitasi
06 1 sitasi
07
Green Park Energy sebagai Strategi Inovatif Peningkatan Energi Terbarukan di Indonesia Berbasis Green Wakaf
Kiki Hardiansyah, Kanthi Pawening Tyas, Qintar Alifah Ristiana dkk. — Al-Awqaf Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam (2024)
1 sitasi
08
Arah pembangunan energi terbarukan di Indonesia pada era presiden Joko Widodo
Ofan Bosman, Reza Dwi Putra — Energy Justice. (2024)
1 sitasi
10
Analisis Statistik Bauran Energi Terbarukan Indonesia Tahun 2015-2022
Perak Samosir, Rulyenzi Rasyid, Felisitas Serena Nomer dkk. — Jurnal Mekanik Terapan (2024)
0 sitasi
11
Kajian Hukum Kebijakan Energi Terbarukan Indonesia dan Realisasinya Menuju Tahun 2025
Erik Timoteus Purba, Christine Wulandari, Samsul Bakri — JUSTICIA SAINS Jurnal Ilmu Hukum (2024)
0 sitasi
12
Pengembangan Kebijakan Energi Terbarukan di Indonesia, Vietnam, dan Laos
Sinta Herindrasti, Bonita Angelina, Priscillia Putriwinata — JURNAL SOSIAL POLITIK (2024)
0 sitasi
13
Dampak Regulasi Ekonomi Hijau dan Penggunaan Teknologi Energi Terbarukan Terhadap Efisiensi Energi Listrik di Indonesia
Loso Judijanto, Nanny Mayasari, Gabriel Amadeus Sitompul — Jurnal Multidisiplin West Science (2024)
0 sitasi
14
Irisan Penguasan Negara dan Desentralisasi dalam Prospek Pengaturan Energi Terbarukan di Indonesia
Muhammad RM Fayasy Failaq, Irma Aulia Pertiwi Nusantara — Jurnal Konstitusi (2024)
0 sitasi
15
Analisis Variabel yang Memengaruhi Konsumsi Energi Terbarukan di Indonesia Menggunakan Error Correction Model
Laila Arrohmah, Sukim Sukim — Seminar Nasional Official Statistics (2024)
0 sitasi
16
TRANSFORMASI ENERGI BERKELANJUTAN DI INDONESIA: KEBIJAKAN DAN TANTANGAN TRANSISI DARI BATU BARA KE ENERGI TERBARUKAN SELAMA DUA PERIODE KEPEMIMPINAN JOKOWI
Amy Nathalia Rebecca, I Ketut Putra Erawan, Tedi Erviantono — Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial (2024)
0 sitasi
17
POTENSI ENERGI BARU TERBARUKAN DI KAWASAN MARITIM INDONESIA: TINJAUAN TEKNOLOGI DAN TANTANGAN IMPLEMENTASI
Syamsul Maarif, Irwanuddin H. I. Kulla — Jurnal Serina Sains Teknik dan Kedokteran (2024)
0 sitasi
19
Meninjau Kembali Komitmen Indonesia dalam Paris Agreement 2015 Era Presiden Joko Widodo (Energi Baru Terbarukan)
Ibnu Al Hasyim, Afief Azmi, Muhammad Zulfikar — Jurnal Ilmu Sosial Politik dan Humaniora (2024)
0 sitasi
20
Energi terbarukan dan emisi karbondioksida: Studi kasus Indonesia tahun 1990-2020
Triya Isma Khoirunnisa, Nur Hidayah, Dewi Anisa Febrianti — Journal of Economics Research and Policy Studies (2024)
0 sitasi
21 0 sitasi
22 0 sitasi
Tampilkan semua 22 jurnal ▾
202313 jurnal

Sepanjang 2023, kajian tentang energi terbarukan Indonesia bergerak dari sekadar potensi menuju persoalan implementasi: kebijakan, pembiayaan, dan hukum. Energi surya disebut berpotensi besar, tetapi belum termanfaatkan terbaik. Urgensi transisi makin terasa setelah Perpres 112/2022. Kajian lain menyoroti peran aktor dalam RUU EBET, pendanaan iklim, pemberdayaan air untuk elektrifikasi, kendala biomassa, serta jaminan investasi panas bumi dan penguasaan negara atas energi laut. Berbagai kajian ini juga menyoroti kebijakan dekarbonisasi untuk menekan jejak karbon, sekaligus menunjukkan hambatan struktural yang masih ada.

  • Potensi surya Indonesia besar, pemanfaatannya untuk listrik belum maksimal.
  • Perpres 112/2022 mempertegas urgensi percepatan transisi energi terbarukan.
  • Peran aktor kebijakan menentukan formulasi RUU Energi Baru dan Terbarukan.
  • Pendanaan iklim mendukung penurunan emisi melalui proyek energi terbarukan.
  • PLTA membantu elektrifikasi bagi 526.980 rumah tangga yang belum berlistrik.
  • Pasokan dan permintaan biomassa fluktuatif, dipengaruhi resesi ekonomi.
Jurnal kunci
01
Overview Pemanfaatan dan Perkembangan Sumber Daya Energi Surya Sebagai Energi Terbarukan di Indonesia
Ferdyson Ferdyson, Jaka Windarta — Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (2023)
7 sitasi
02
Tantangan transisi energi terbarukan di Indonesia
Sofian Manahara, Sheila Kusuma Putri, Imaniar Septa Kencana W — Journal of Innovation Materials Energy and Sustainable Engineering (2023)
4 sitasi
03
Kebijakan Dekarbonisasi Sistem Energi Indonesia pada Sektor Energi Terbarukan
Arya Dewa Nugroho, M. Syaiful Alim, Sri Sundari dkk. — CAKRAWALA (2023)
2 sitasi
04
KETERLIBATAN AKTOR KEBIJAKAN DALAM FORMULASI RANCANGAN UNDANG -UNDANG ENERGI BARU DAN ENERGI TERBARUKAN DI INDONESIA
Dalila Afif, Izzatusholekha Izzatusholekha, Sintia Kartini Haniandaresta dkk. — PENTAHELIX (2023)
2 sitasi
05
Pengaruh Pendanaan Iklim terhadap Penurunan Emisi Karbon melalui Energi Terbarukan di Indonesia
Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadjaran, Noviani Evitasari, Ahmad Komarulzaman dkk. — Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia (2023)
2 sitasi
06
PEMBERDAYAAN AIR SEBAGAI SUMBER ENERGI LISTRIK TERBARUKAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM ELEKTRIFIKASI DI INDONESIA
Ilahil Dwi Muarifa, Akhmad Khanafi, Galuh Eka Wati dkk. — Jurnal Sains Riset (2023)
2 sitasi
07 1 sitasi
08
Upaya Peralihan Negara Indonesia dalam Mengembangkan Energi Terbarukan
Fadya Dwi Kundaryanti, Pratiwi Ayu Retno Sari, Wahyu Kurniawati — Cahaya (2023)
1 sitasi
09
Kendala Pemenuhan Suplai dan Permintaan Energi Terbarukan Biomassa Indonesia
Putri Mauliza, Syaifuddin Yana, Susanti Susanti dkk. — Jurnal Serambi Engineering (2023)
1 sitasi
10
Konsep Penguasaan Negara Atas Pemanfaatan Energi Terbarukan Di Laut Indonesia
Marlina Br Purba — Jurnal Yustika Media Hukum dan Keadilan (2023)
0 sitasi
11
Kerja Sama Indonesia dan Denmark Dalam Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) Di Indonesia
Hasna Mandasari Tianotak, Melpayanty Sinaga, Marinus Yaung — Papua Journal of Diplomacy and International Relations (2023)
0 sitasi
12
TRANSISI SUMBER ENERGI BERSIH TERBARUKAN (EBT) DALAM KELANGSUNGAN EKONOMI DI INDONESIA
Wina Paul — Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen dan Pendidikan (2023)
0 sitasi
Tampilkan semua 13 jurnal ▾
20229 jurnal

Sepanjang 2022, riset energi terbarukan Indonesia berfokus pada transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan dari perspektif kebijakan, ekonomi, hukum, dan sosial. Target Net Zero Emission 2060 dinilai dapat dicapai bila potensi alam yang melimpah dimanfaatkan dengan baik. Namun, berbagai hambatan regulasi dan pendanaan masih mewarnai pengembangan EBT. Studi lain menyoroti dampak transisi energi terhadap produk domestik bruto, ekspansi biomassa untuk keberlanjutan, serta dinamika kendaraan listrik di Jakarta sebagai upaya menekan emisi sektor transportasi. Dari sisi hukum, green bond dan partisipasi masyarakat menjadi perhatian dalam pembiayaan dan investasi EBT. Dukungan kebijakan dan peraturan juga dinilai penting untuk mengakselerasi riset energi terbarukan.

  • Target NZE 2060 dapat dicapai jika potensi energi terbarukan dimanfaatkan maksimal.
  • Hambatan kebijakan menjadi kendala dalam penerapan energi terbarukan di Indonesia.
  • Ekspansi biomassa perlu dikelola dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
  • Kendaraan listrik menjadi bagian transisi energi untuk menekan emisi transportasi.
  • Dukungan regulasi diperlukan untuk mempercepat riset dan pengembangan EBT.
Jurnal kunci
01
Kajian Industri Energi Terbarukan Tenaga Listrik di Indonesia Berdasarkan Arah Kebijakan dan Potensi Alam
Christopher Davito Prabandewa Hertadi, Mochamad Sulaiman, Putri Gesan Prabawa Anwar — Jurnal Teknologi Terapan G-Tech (2022)
10 sitasi
02
Pengaruh transisi konsumsi energi fosil menuju energi baru terbarukan terhadap produk domestik bruto di Indonesia
Dikta Muhammad Ferro Berlianto, Riko Setya Wijaya — e-Jurnal Perspektif Ekonomi dan Pembangunan Daerah (2022)
10 sitasi
03
Dampak Ekspansi Biomassa sebagai Energi Terbarukan: Kasus Energi Terbarukan Indonesia
Syaifuddin Yana, Nelly Nelly, Radhiana Radhiana dkk. — Jurnal Serambi Engineering (2022)
8 sitasi
04
Hambatan Penerapan Kebijakan Energi Terbarukan di Indonesia
Sahid Yudhakusuma Kalpikajati, Sapto Hermawan — Batulis Civil Law Review (2022)
7 sitasi
05
Transisi Energi Terbarukan di Indonesia: Dinamika Kendaraan Listrik dengan Pendekatan Self-organization di Kota Jakarta
Muhammad Zainal Ibad, Salwa Nabilla Antiqasari, Delik Hudalah dkk. — Jurnal Teknik Sipil (2022)
4 sitasi
06
Transformasi Energi Indonesia: Konstelasi Geopolitik dan Pengaturan untuk Energi Terbarukan
Andi Nur Charisma Putri Iskandar, Devan Filia Pratama, Muhamad Muhdar — Jurnal de Jure (2022)
0 sitasi
07
TINJAUAN YURIDIS GREEN BOND SEBAGAI PEMBIAYAAN ENERGI BARU TERBARUKAN DI INDONESIA
Fikri Hadi, Budi Endarto, Farina Gandryani — Jurnal Rechts Vinding Media Pembinaan Hukum Nasional (2022)
0 sitasi
08
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM KEBIJAKAN INVESTASI ENERGI TERBARUKAN DI INDONESIA: PERSPEKTIF DEMOKRASI ENERGI
Dinda Silviana Putri, Haikal Arsalan, Mariah Ulfa — Jurnal Rechts Vinding Media Pembinaan Hukum Nasional (2022)
0 sitasi
09 0 sitasi
Tampilkan semua 9 jurnal ▾
20216 jurnal

Sepanjang 2021, kajian energi terbarukan Indonesia menyoroti transisi dari fosil, kebijakan, hingga penerapan di lapangan. Proyeksi 2020–2050 menunjukkan pengelolaan energi bergeser ke paradigma lingkungan sehat lewat program energi bersih, sejalan dengan dinamika kebijakan nasional yang mulai mengarah ke pengurangan emisi karbon. Di sisi lain, pemanfaatan energi terbarukan masih rendah, mendorong kampanye publik dan kajian off-grid. Untuk daerah terpencil, sistem listrik energi terbarukan off-grid dinilai layak secara teknis dan ekonomi. Kajian hubungan kausalitas energi–pertumbuhan ekonomi dan pendekatan sosio-legal turut memperkaya wacana, meski belum memberi angka pasti.

  • Arah kebijakan energi Indonesia beralih ke paradigma lingkungan sehat melalui program energi bersih.
  • Kebijakan energi nasional makin fleksibel dan mulai berorientasi pada transisi energi terbarukan serta penurunan emisi.
  • Sistem energi terbarukan off-grid layak secara teknis dan ekonomis untuk daerah terpencil yang belum terjangkau listrik.
  • Pemanfaatan energi terbarukan di Indonesia masih rendah, sehingga organisasi lingkungan mengampanyekannya lewat festival.
Jurnal kunci
01
Dari Energi Fosil Menuju Energi Terbarukan: Potret Kondisi Minyak dan Gas Bumi Indonesia Tahun 2020 – 2050
Agus Eko Setyono, Berkah Fajar Tamtomo Kiono — Jurnal Energi Baru dan Terbarukan (2021)
77 sitasi
02
Perkembangan Kebijakan Energi Nasional dan Energi Baru Terbarukan Indonesia
Savira Ayu Arsita, Guntur Eko Saputro, Susanto Susanto — Jurnal Syntax Transformation (2021)
29 sitasi
04
PEMANFAATAN ENERGI TERBARUKAN OF GRID di DAERAH TERPENCIL INDONESIA
Gunawan Sihombing, Suwarno Suwarno — E-Link Jurnal Teknik Elektro dan Informatika (2021)
2 sitasi
05
Event Summer Festival 2.0 Greenpeace Indonesia dalam Memperkenalkan Energi Terbarukan
Arcella Meliana, Maman Suherman — Prosiding Hubungan Masyarakat (2021)
1 sitasi
06
Studi Sosio Legal Dalam Pemanfaatan Energi Terbarukan Di Perairan Indonesia
Marlina Purba — Jurnal Hukum & Pembangunan (2021)
0 sitasi
Tampilkan semua 6 jurnal ▾
20207 jurnal

Sepanjang 2020, riset energi terbarukan Indonesia menyorot ketegangan antara potensi besar dan realisasi yang masih timpang. Kajian ulasan menegaskan lonjakan penduduk mendorong konsumsi energi, sementara cadangan fosil kian terancam, sehingga transisi jadi keharusan. Panas bumi dinilai paling siap dimaksimalkan lewat perencanaan yang tepat, sementara jerami padi muncul sebagai sumber energi alternatif yang belum tergarap. Dari sisi kebijakan, Trilemma Energi dipakai untuk menilai pengelolaan energi nasional. Perhatian juga bergeser ke pendidikan: kampus didorong memperbarui kurikulum dan memanfaatkan e-learning agar lulusan siap mendukung teknologi energi baru terbarukan.

  • Pertumbuhan penduduk menaikkan konsumsi energi, menekan cadangan fosil yang makin terbatas
  • Panas bumi berpotensi tinggi, tetapi butuh perencanaan energi agar realisasinya maksimal
  • Jerami padi layak jadi sumber energi, meski potensi dan tantangannya belum dipetakan tuntas
  • Trilemma Energi jadi kerangka menilai pengelolaan energi sebuah negara
  • Kampus perlu memperbarui kurikulum energi terbarukan dan memanfaatkan e-learning
Jurnal kunci
01
Model Energi Indonesia, Tinjauan Potensi Energi Terbarukan untuk Ketahanan Energi di Indonesia: Sebuah Ulasan
Rosyid Ridlo Al Hakim — ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (2020)
43 sitasi
02
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI ENERGI TERBARUKAN DI INDONESIA
Yulia Afriyanti, Hadi Sasana, Gentur Jalunggono — DINAMIC : Directory Journal of Economic (2020)
29 sitasi
03 12 sitasi
04
Transisi Indonesia Menuju Energi Terbarukan
Ahmad Rahma Wardhana, Wening Hapsari Marifatullah — Tashwirul Afkar (2020)
8 sitasi
05
Energi Terbarukan dari Jerami Padi : Review Potensi dan Tantangan Bagi Indonesia
Agus Haryanto, Siti Suharyatun, Winda Rahmawati dkk. — Jurnal Keteknikan Pertanian (2020)
8 sitasi
06
Tinjauan E-Learning Untuk Teknologi Energi Baru Terbarukan Di Pendidikan Tinggi Indonesia
Dwi Otik Kurniawati, Taufiq Kamal, Ahmad Ghuril Muhajjalin — JE-UNISLA (2020)
4 sitasi
07
Pendidikan dan Pelatihan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Tingkat Universitas di Indonesia
Bledug Kusuma Prasaja, Wahyu Edifikar, Toyib Abdullah — JE-UNISLA (2020)
2 sitasi
Tampilkan semua 7 jurnal ▾
Tahun lainnya2005, 2008, 2010, 2012–2014, 2016–2019

Riset energi terbarukan Indonesia 2005–2019 menyoroti ketahanan energi, potensi sumber daya, dan strategi pemanfaatan. Simulasi kalkulator EBT menekankan ketersediaan energi, akses, harga terjangkau, dan ketahanan terhadap gejolak. Kajian biomassa mendorong pelet kayu sebagai substitusi batu bara dan menurunkan emisi, sementara kerja sama Finlandia–Indonesia 2011–2014 menggarap biomassa. Biodiesel, bioetanol, biomassa, dan biogas dipandang jalur mengurangi ketergantungan energi fosil. Di kawasan timur, potensi surya mencapai 5,43 kWh/m2/hari di Maluku dan 4,97 kWh/m2/hari di lokasi lain. Sosialisasi panel surya menumbuhkan kesadaran emisi, dan mikroalga isolat asli Indonesia diuji sebagai sumber energi tanpa mengganggu pangan.

  • Ketahanan energi butuh pasokan, akses, harga terjangkau, dan daya tahan gejolak.
  • Pelet kayu berpotensi menjadi substitusi batu bara sekaligus menekan emisi.
  • Kawasan timur Indonesia punya potensi surya hingga 5,43 kWh/m2/hari.
Jurnal kunci
01
Sosialisasi dan Instalasi Panel Surya Sebagai Energi Terbarukan Menuju Kesadaran Lingkungan Indonesia Bebas Emisi
Rr. Mekar Ageng Kinasti, Desi Putri, Endah Lestari dkk. — TERANG (2019)
6 sitasi
02 9 sitasi
03
SIMULASI KALKULATOR ENERGI BARU TERBARUKAN (EBT) GUNA MEMENUHI KETAHANAN ENERGI DI INDONESIA
Rezzy Eko Caraka — STATISTIKA Journal of Theoretical Statistics and Its Applications (2017)
18 sitasi
04
STUDI POTENSI ENERGI TERBARUKAN DI KAWASAN TIMUR INDONESIA BERBASIS ANALISIS RETScreen INTERNATIONAL
Teknik Energi Elektrik, Fakultas Teknik, Universitas Hasanuddin, Imran Amin, Nadjamuddin Harun dkk. — Jurnal Insypro (Information System and Processing) (2017)
2 sitasi
05
Entropi, Negentropi, dan Energi Terbarukan di Indonesia
Swastika Praharyawan — Biotrends (2016)
2 sitasi
06
Potensi Mikroalgae Isolat Asli Indonesia Sebagai Sumber Energi Terbarukan
Winarto Haryadi — JURNAL KIMIA MULAWARMAN (2016)
0 sitasi
07
KERJASAMA FINLANDIA-INDONESIA MENGENAI ENERGI TERBARUKAN (BIOMASSA) TAHUN 2011-2014
Astria R. Tobing, Tri Joko Waluyo — Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (2014)
1 sitasi
09
KEBIJAKAN ENERGY MIX DAN POTENSI ENERGI TERBARUKAN DI INDONESIA
Rohana, Rimbawati Rimbawati — Jurnal (2013)
0 sitasi
10
Potensi Energi Terbarukan Dari Algae di Indonesia = Potential of Renewable Energy From Algae in Indonesia
Dwi Aprilliana Pusparany Hutagalung, Rinaldy Dalimi, examiner Rudy Setiabudy dkk. — Jurnal (2012)
0 sitasi
13
Pengembangan Teknologi Energi Terbarukan di Indonesia
Kamaruddin Abdullah — Jurnal (2005)
1 sitasi
Tampilkan semua 14 jurnal ▾

Arah riset ke depan

Cari jurnal lebih lanjut: Google Scholar →

Sumber: OpenAlex. Ringkasan disusun dari abstrak jurnal — untuk detail lengkap, selalu cek jurnal aslinya via tautan.