Beranda › Topik

Obat Herbal Diabetes Mellitus

95 jurnal 2006–2026 153 total sitasi

Diabetes mellitus termasuk penyakit kronis yang paling banyak dikeluhkan masyarakat Indonesia. Di tengah biaya pengobatan yang tidak murah, banyak pasien beralih ke herbal—baik sebagai terapi penunjang maupun alternatif. Tumbuhan obat seperti sambiloto, jahe, hingga daun kersen telah lama dipakai secara turun-temurun. Seiring waktu, pendekatan etnofarmasi mulai diperkuat uji ilmiah: dari identifikasi tanaman, formulasi jamu, hingga uji efek hipoglikemia pada hewan coba. Namun perhatian juga tertuju pada keamanan, termasuk interaksi herbal dengan obat antidiabetes seperti glibenklamid. Karena itu, riset di bidang ini penting untuk memastikan herbal benar-benar bermanfaat dan tidak membahayakan.

95
Jurnal
2025
Puncak publikasi
153
Total sitasi
15
Sitasi tertinggi
Intisari
Evolusi riset

Selama dua dekade terakhir, riset obat herbal diabetes mellitus di Indonesia berawal dari pemetaan etnofarmasi dan inventarisasi tumbuhan antidiabetes. Puncak perhatian terjadi sekitar 2018–2019, ketika banyak studi mengkaji pemanfaatan tanaman obat, TOGA, serta kepatuhan dan pengalaman pasien. Setelah itu, fokus bergeser ke validasi ilmiah: uji efek hipoglikemia pada hewan, interaksi herbal dengan obat seperti glibenklamid, hingga pengembangan jamu saintifik. Kini arahnya makin aplikatif—pemberdayaan desa mandiri obat herbal dan terapi penunjang—menandakan riset tidak lagi sekadar inventarisasi, tetapi mendorong penggunaan yang aman, terstandar, dan terjangkau masyarakat.

Profil riset

siapa yang meneliti, di jurnal mana, dan karya paling berpengaruh

Peneliti paling aktif

  1. Razoki Razoki2 kajian
  2. Masriadi Masriadi2 kajian
  3. Syahrijuita Syahrijuita2 kajian
  4. Netty Netty2 kajian
  5. Afriyani Afriyani2 kajian

Jurnal teratas

  1. Indonesia Berdaya2 kajian
  2. Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM)2 kajian
  3. JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai2 kajian
  4. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA1 kajian
  5. AKSELERASI Jurnal Ilmiah Nasional1 kajian

Garis waktu temuan

dari tahun ke tahun
202611 jurnal

Riset 2026 tentang obat herbal diabetes mellitus bergerak dari edukasi hingga pembuktian ilmiah. Perhatian besar diberikan pada keamanan penggunaan obat tradisional, kepatuhan minum obat, dan edukasi berbasis video bagi pasien serta siswa SMK. Di Puskesmas Kedungmundu, penggunaan obat tradisional pada pasien diabetes menjadi sorotan karena kekhawatiran efek samping obat oral. Sejumlah kajian menggali potensi rambutan, daun kelor, bulu jagung, serta kombinasi daun salam dan sereh sebagai terapi penunjang. Uji in silico dan hewan coba, termasuk perbandingan biaya-efektivitas bahan alam dengan metformin pada tikus putih, menjadi jalur pembuktian. Arah temuan: herbal diposisikan sebagai pendamping terapi, sementara edukasi dan kepatuhan tetap menjadi kunci pengelolaan diabetes.

  • Edukasi keamanan obat dan herbal menyasar siswa SMK serta pasien diabetes.
  • Video meningkatkan kepatuhan minum obat pada penderita diabetes mellitus.
  • Rambutan, kelor, bulu jagung, daun salam-sereh dikaji sebagai terapi penunjang.
Jurnal kunci
01
Edukasi Penggunaan Obat dan Herbal Tradisional yang Aman pada Diabetes Mellitus bagi Siswa SMK Muhammadiyah 3 Terpadu Pekanbaru
Restu Anisa Putri, Ayu Rahmawati, Nursyafni Lubis dkk. — Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (2026)
0 sitasi
02
POTENSI TANAMAN RAMBUTAN (NEPHELIUM LAPPACEUM) SEBAGAI OBAT HERBAL ANTI DIABETES
Said Haikal Alfajar, Chairunida Maulida Putri, Astri Wulandari dkk. — AKSELERASI Jurnal Ilmiah Nasional (2026)
0 sitasi
03
In Silico Drug Discovery: Menggali Potensi Tanaman Herbal dalam Pengobatan Diabetes
Saeful Amin, Dewi Resnawati Nursiyam, Naza Agniarty dkk. — Journal of Innovative and Creativity (Joecy) (2026)
0 sitasi
04
EDUKASI BERBASIS VIDEO DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS
Heltty Heltty, Hendi Rohaendi, Yayan Herdianto Madame dkk. — Jurnal Keperawatan dan Kesehatan (2026)
0 sitasi
05
Penggunaan Obat Tradisional pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Kedungmundu
Melawati, Chilmia Nurul Fatiha, Tribuana Restiwardani — Journal Pharma Saintika (2026)
0 sitasi
06
Jangan Menunggu Komplikasi: Pentingnya Patuh Minum Obat Diabetes
Ruthsera Simbolon, Nia Sri Dewi Sembiring, Maria Fransiska dkk. — Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (2026)
0 sitasi
07
ANALISIS COST- EFFECTIVNESS PENGGUNAAN OBAT BAHAN ALAM VS METFORMIN DALAM PENANGANAN DIABETES MELLITUS MENGGUNAKAN HEWAN COBA TIKUS PUTIH
Hardivia Kaur, Razoki Razoki, Roy Indrianto Bangar — Pharma xplore Jurnal Sains dan Ilmu Farmasi (2026)
0 sitasi
09
PEMANFAATAN DAUN KELOR (moringa oleifera) SEBAGAI KOMODITI TANAMAN HERBAL BERKHASIAT OBAT DAN BAHAN PANGAN BERNUTRISI
Robby Candra Purnama, Candra Saka Nusantari, Bela Abelia dkk. — Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) (2026)
0 sitasi
10
EFEKTIVITAS BULU JAGUNG PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TYPE 2
Radina Yuni Mahesa Ginting, Sanna Kamisna Royani Purba — JURNAL ANALIS LABORATORIUM MEDIK (2026)
0 sitasi
11 0 sitasi
Tampilkan semua 11 jurnal ▾
202517 jurnal

Sepanjang 2025, riset obat herbal diabetes di Indonesia bergerak di dua jalur sekaligus: telaah pustaka dan pengabdian masyarakat. Kajian literatur menyoroti resistensi insulin serta gangguan regulasi glukosa sebagai sasaran kerja tanaman herbal pada diabetes melitus tipe 2. Studi etnobotani mencatat sirih merah dan kunyit sebagai ramuan turun-temurun Suku Karo, sementara eksplorasi kipahit (Tithonia diversifolia) menawarkan kandidat terapi alternatif baru. Di lapangan, penyuluhan dan pelatihan pembuatan herbal—termasuk daun salam dan daun jambu biji—menyasar desa binaan dan komunitas warga. Satu catatan penting muncul: pemahaman pasien soal manfaat, risiko, dan potensi interaksi herbal dengan obat konvensional masih perlu dipetakan.

  • Telaah literatur menguatkan herbal sebagai alternatif pengendalian gula darah DMT2
  • Sirih merah dan kunyit dipakai turun-temurun Suku Karo untuk diabetes
  • Kipahit (Tithonia diversifolia) diusulkan sebagai kandidat terapi alternatif diabetes
  • Pengetahuan pasien soal risiko dan interaksi herbal–obat konvensional belum merata
  • Pelatihan pembuatan herbal daun salam dan jambu biji dijalankan di komunitas
  • Desa binaan di Barru didorong mandiri lewat kapsul herbal JaSeKeh
Jurnal kunci
01
PEMBERDAYAAN DESA BINAAN DI DESA JANGAN JANGAN KABUPATEN BARRU MENUJU DESA MANDIRI OBAT HERBAL
Masriadi Masriadi, Syahrijuita Syahrijuita, Netty Netty dkk. — Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat (2025)
1 sitasi
02
EFEK OBAT HERBAL DALAM PENGENDALIAN KADAR GULA DARAH PADA DIABETES MELLITUS TIPE 2 : LITERATURE RIVIEW
Dina P Sari, Kalamda Ilman Finardi, Mehak Zahra dkk. — Jurnal Kesehatan Tambusai (2025)
0 sitasi
03
EFEK TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT PENYAKIT DIABETES MELITUS: A LITERATURE REVIEW
Rahmi Syukra Fadilla, Dessy Abdullah, Riki Nova — Nusantara Hasana Journal (2025)
0 sitasi
04
Penyuluhan dan edukasi pemanfaatan tanaman obat keluarga untuk terapi penyakit Diabetes Mellitus
Taufik Septiyan Hidayat — Journal of Holistic Community Service (2025)
0 sitasi
05
Pemberdayaan Desa Jangan Jangan Kabupaten Barru Menuju Mandiri Obat Herbal (Kapsul JaSeKeh)
Masriadi Masriadi, Syahrijuita Syahrijuita, Netty Netty dkk. — Community Development Journal Jurnal Pengabdian Masyarakat (2025)
0 sitasi
06
Edukasi Obat Tradisional dan Penyakit Diabetes Mellitus serta Hipertensi untuk Masyarakat Sidrap
Hamdayani Lance Abidin, Saldi Hapiwaty, Alimuddin Ali dkk. — Yumary Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (2025)
0 sitasi
07
STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN SIRIH MERAH (PIPER CROCATUM) DAN KUNYIT (CURCUMA LONGA) SEBAGAI TANAMAN OBAT DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT SUKU KARO
Findi Septiani, Cicik Suriani, Geovany Panjaitan dkk. — Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara (2025)
0 sitasi
08
Eksplorasi Potensi Tanaman Kipahit (Tithonia diversifolia) sebagai Terapi Alternatif Diabetes Mellitus
Kadek Pradiptha — Sciences and Clinical Pharmacy Research Journal (2025)
0 sitasi
11
PENGOBATAN HERBAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS : LITERATURE REVIEW: HERBAL TREATMENT IN DIABETES MELITUS PATIENTS : LITERATURE REVIEW
Gina Nurdallena Rahmadani, Nur Syamsi, Junjun Fitriani dkk. — Jurnal Medical Profession (Medpro) (2025)
0 sitasi
12
Peningkatan Pengetahuan Tentang Pencegahan Diabetes Mellitus Pada Ibu Rumah Tangga
M Faisal Rofie, Fikri Ardiansyah, Febyola Lintang Irene dkk. — Jurnal Inovasi dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (2025)
0 sitasi
13
Edukasi Cerdas Memilih Obat Herbal untuk Meningkatkan Literasi Keamanan Produk Herbal
Rifa'atul Mahmudah, Nurramadhani A.Sida, Nur Hijrianti Akib dkk. — Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat (2025)
0 sitasi
14 0 sitasi
15
Khasiat Teh Daun Salam dan Kayu Manis Sebagai Penurun Kadar Glukosa Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus
Handriani Kristanti, Dewi Nur Anggraeni — ORYZA ( JURNAL PENDIDIKAN BIOLOGI ) (2025)
0 sitasi
16
Medicinal Plants That Influence Glut-4 Protein in Curing Diabetes Mellitus
Didin Ahidin, Sindy Putri Pratama, Tina Anggia Lestari dkk. — Medimuh Jurnal Kesehatan Muhammadiyah (2025)
0 sitasi
17
Education and training on the use of herbal medicines as complementary therapies for hypertension and diabetes
M Salim, Anjali Nurvitasari, Emy Suryani dkk. — Abdimas Polsaka (2025)
0 sitasi
Tampilkan semua 17 jurnal ▾
202412 jurnal

Sepanjang 2024, riset obat herbal diabetes di Indonesia bergerak dari laboratorium sampai masyarakat. Uji in vivo pada tikus diabetes menunjukkan formula herbal kombinasi daun kencana wungu, kayu secang, kayu manis, dan daun jati cina mampu menurunkan kadar gula darah. Kajian lain memetakan potensi tanaman obat terhadap komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler, sekaligus menyoroti kenikir sebagai alternatif penurun glukosa. Namun muncul peringatan: glibenklamid ditemukan sebagai bahan campuran pada jamu diabetes, dan pola konsumsi herbal pada pasien DM dikaitkan dengan risiko penyakit ginjal kronis. Kepatuhan berobat herbal pun masih menjadi persoalan tersendiri.

  • Formula herbal kombinasi terbukti menurunkan gula darah tikus diabetes
  • Glibenklamid terdeteksi sebagai campuran pada jamu diabetes
  • Konsumsi herbal pada pasien DM berisiko memicu ginjal kronis
  • Kepatuhan pasien DM terhadap terapi herbal masih rendah
  • Tanaman obat berpotensi mencegah komplikasi mikrovaskuler dan makrovaskuler
  • Kenikir ditelusuri sebagai herbal penurun kadar gula darah
Jurnal kunci
01
STUDI LITERATUR REVIEW : INTERAKSI OBAT GLIBENKLAMID DENGAN HERBAL PADA DIABETES MILETUS
Anjelir Rohmah, Melia Eka Rosita, Juwita Admi Inna Matto — Jurnal Ilmiah Pharmacy (2024)
1 sitasi
02
Efek Hipoglikemia Formula Herbal Antidiabetes Pada Tikus Diabetes Yang Diinduksi Alloxan
Lailatus Sarifah, Raodatul Jannah, Dewi Ratih Tirto Sari — Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan (JPSP) (2024)
1 sitasi
04
Detection of glibenclamide adulteration in herbal remedies for diabetes mellitus using TLC
Andre Budi, Razoki Razoki, Halimah Harahap dkk. — Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima (2024)
0 sitasi
05
PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU DAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN
Dwi Aulia Ramdini, Citra Yuliyanda Pardilawati, Ervina Damayanti dkk. — JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai (2024)
0 sitasi
06
Potensi Tanaman Obat pada Penyakit Diabetes Melitus Dan Komplikasinya: Artikel Review
Elisabeth Elva Monika, Ramadhan Triyandi, Afriyani Afriyani dkk. — Medical Profession Journal of Lampung (2024)
0 sitasi
07
Edukasi Obat Tradisional Untuk Diabetes dan Pertanggungjawaban Hukum Produk Obat Tradisional Belum Tersertifikasi Serta Pemeriksaan Gula Darah Warga RT 36 Cempaka
Putri Kartika Sari, Syahrizal Ramadhani, Muhammad Raja Perdana — I-Com Indonesian Community Journal (2024)
0 sitasi
08
PENGGUNAAN TANAMAN KENIKIR SEBAGAI OBAT HERBAL DALAM MENURUNKAN KADAR GULA DARAH PADA PENYAKIT DIABETES MELITUS
Sri Rahayu Amandari, Samsi Burhan, Agusrinal Agusrinal dkk. — Biokatalis (2024)
0 sitasi
09
Evaluating Compliance with Traditional Herbal Treatments in Type 2 Diabetes Mellitus Patients
Naili Zahrotun Mufidah, Bhisma Murti, Didik Gunawan Tamtomo — Indonesian Journal of Medicine (2024)
0 sitasi
10
Edukasi Pencegahan Penyakit Diabetes Menggunakan Obat Herbal di Lingkungan Pengajian Mesjid Namira Medan
Muflihah Fujiko, Muharni Saputri, Ernawaty Ginting dkk. — Mejuajua Jurnal Pengabdian pada Masyarakat (2024)
0 sitasi
11
Potensi Ekstrak Daun Tanaman Herbal Untuk Penurunan Kadar Gula Darah
Haryani Haryani, Intan Permata Nara, Besse Afidah Tulutfiah dkk. — BIO-CONS Jurnal Biologi dan Konservasi (2024)
0 sitasi
12
Edukasi Penggunaan Tanaman Herbal Pada Masyarakat Di Desa Sungai Tandipah
Kunti Nastiti, Indah Nor Erpiana, Lisnawati Lisnawati dkk. — Journal of Human and Education (JAHE) (2024)
0 sitasi
Tampilkan semua 12 jurnal ▾
202315 jurnal

Sepanjang 2023, kajian obat herbal diabetes mellitus bergerak dari edukasi komunitas dan aplikasi digital sampai uji fitokimia dan tinjauan literatur. Aplikasi Android dikembangkan untuk mengenali tanaman herbal; sosialisasi sereh dan tanaman obat keluarga menyasar pencegahan serta pengendalian gula darah. Tinjauan membandingkan pengobatan sintesis dengan bahan alam, sementara studi lain memetakan pengetahuan, sikap, praktik terapi komplementer dan faktor pemilihan herbal pada pasien DM. Ekstrak pisang goroho merah dianalisis sebagai kandidat herbal, dan saponin antioksidan ditelaah dampaknya pada histologi testis tikus DM. Benang merahnya: potensi antioksidan tanaman herbal menjadi fokus, diiringi pendekatan edukasi dan kajian laboratorium.

  • Aplikasi Android membantu pengenalan tanaman herbal untuk diabetes.
  • Sereh dan tanaman obat keluarga disosialisasikan untuk pencegahan/pengendalian DM.
  • Tinjauan membandingkan efektivitas obat sintesis dan bahan alam.
  • Pengetahuan, sikap, praktik terapi komplementer serta faktor pemilihan herbal dipetakan.
  • Pisang goroho merah dianalisis fitokimia sebagai kandidat obat herbal.
  • Saponin antioksidan herbal ditelaah pada histologi testis tikus DM.
Jurnal kunci
01
PERANCANGAN APLIKASI ANDROID PENGENALAN TANAMAN HERBAL SEBAGAI OBAT HERBAL UNTUK PENYAKIT DIABETES MELLITUS
Bella Mailinda, Ika Safitri Windiarti, Haryadi Haryadi — Jurnal Sains Komputer dan Teknologi Informasi (2023)
1 sitasi
02
KEEFEKTIFAN PENGOBATAN DIABETES MELLITUS SECARA OBAT SINTESIS DAN BAHAN ALAM : LITERATURE REVIEW ARTIKEL
Eko Sri Wahyuningsih, Indriani Sukmawati, Retna Ayu Septiani dkk. — Journal of Pharmacopolium (2023)
1 sitasi
03
Sosialisasi Penggunaan Tanaman Obat Herbal Sereh (Cymbopogon citratus) untuk Penyakit Diabetes di Lingkungan Geguntur
Almahera Almahera, Yusfina Himayanti — Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (2023)
1 sitasi
04
Edukasi Pengobatan Gastritis Melalui Pemanfaatan Obat Herbal
Rasmala Dewi, Nurul Fadilla, Wahyu Tri Aldilas dkk. — ADMA Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (2023)
1 sitasi
05
Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Penggunaan Terapi Komplementer Pada Penderita Diabetes Mellitus (DM)
Superzeki Zaidatul Fadilah, Dwi Indah Lestari — MEDICAL JURNAL OF AL QODIRI (2023)
1 sitasi
06
PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DIABETES MELITUS MENGGUNAKAN TANAMAN OBAT KELUARGA
Andi Nurzakiah Amal — ABDIMA JURNAL PENGABDIAN MAHASISWA (2023)
0 sitasi
07
Pemanfaatan Beberapa Tanaman sebagai Sumber Antioksidan dan Obat Alternatif untuk Diabetes Melitus
Marsah Rahmawati Utami, Mally Ghinan Sholih, Ahsanal Kasasiah — Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming (2023)
0 sitasi
08
Faktor – faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Pengobatan Herbal pada Pasien Diabetes Mellitus
Erra Retta, Hendra Kusumajaya, Arjuna Arjuna — Jurnal Penelitian Perawat Profesional (2023)
0 sitasi
09
ANALISIS FITOKIMIA EKSTRAK DAGING BUAH PISANG GOROHO MERAH ( Musa acuminata Colla L) SEBAGAI KANDIDAT OBAT HERBAL
Febrindah Ester Tambalean, Rolef Rumondor, Stenly Komansilan dkk. — PHARMACON (2023)
0 sitasi
12
Tanaman herbal penurunan glukosa darah pada penderita Diabetes Melitus
Aura Hawa Arbilla, Inas Latifa Cahyani, Firyal Faatin — Nautical Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia (2023)
0 sitasi
13
Pengaruh Edukasi Farmasi terhadap Tingkat Pengetahuan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2
Mukriani Mukriani — Sahabat Sosial Jurnal Pengabdian Masyarakat (2023)
0 sitasi
14
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Pemanfaatan Tanaman Herbal Dalam Rangka Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus
Retno Wulandari, Agnes Prawistya Sari, Lanny Triana dkk. — Jurnal Syntax Fusion (2023)
0 sitasi
15
Informasi Obat pada Pasien Diabetes Mellitus Rawat Jalan di RSUD X Surabaya: Apa yang diberikan dan apa yang diketahui?
Shieny Agustin Santoso, Adji Prayitno Setiadi, Karina Kumaladewi Widjaja dkk. — JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA (2023)
0 sitasi
Tampilkan semua 15 jurnal ▾
20229 jurnal

Sepanjang 2022, riset soal obat herbal untuk diabetes mellitus di Indonesia bergerak di dua jalur: kajian ilmiah dan pengabdian masyarakat. Dari sisi kajian, herbal makin diterima sebagai terapi pendamping dan swamedikasi pasien diabetes tipe 2, sementara tinjauan fitoterapi memetakan beragam tanaman lokal yang berpotensi menurunkan kadar gula darah. Sisi pengabdian menyoroti hal lain: edukasi ke warga soal daun kersen, jahe, dan tanaman obat keluarga dinilai efektif menambah pemahaman, tetapi kepatuhan minum obat tetap bergantung pada dukungan keluarga dan kemampuan merawat diri, terutama di wilayah kepulauan.

  • Herbal dipakai pasien DM tipe 2 sebagai terapi pendamping dan swamedikasi
  • Tinjauan fitoterapi memetakan banyak tanaman lokal berpotensi antidiabetes
  • Edukasi daun kersen dan jahe meningkatkan pemahaman warga soal pengobatan
  • Kepatuhan minum obat pasien DM erat kaitannya dengan dukungan keluarga
  • Penderita DM perlu kemampuan perawatan diri agar terhindar dari komplikasi
Jurnal kunci
01
The use of herbal medicines in patients with type-2 diabetes mellitus in Indonesia
Astika Widy Utomo, Eva Annisaa’, Arlita Leniseptaria Antari dkk. — Sains Medika Jurnal Kedokteran dan Kesehatan (2022)
15 sitasi
02
Review: Pemanfaatan Tanaman sebagai Fitoterapi pada Diabetes Mellitus
Ni Luh Kade Arman Anita Dewi, Putu Nimas Diyah Prameswari, Erna Cahyaningsih dkk. — Usadha (2022)
5 sitasi
03
Hubungan Antara Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Mellitus dan Support yang Diberikan Keluarga
Yusransyah Yusransyah, Sofi Nurmay Stiani, Aliffia Nur Sabilla — Jurnal Ilmiah Kesehatan Delima (2022)
4 sitasi
04
Pengenalan diabetes mellitus beserta pengobatannya dengan daun kersen
Muammar Khadafi, Ruri Putri Mariska, Reren Sagita Hermawan dkk. — Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI) (2022)
3 sitasi
05
Pembuatan Jamu Herbal Serbuk Jahe Sebagai Obat Alternatif Diabetes Mellitus Pada Masyarakat Di Desa Lakomea
Andi Mauliyana, Sri Mulyani, La Ode Sailendra dkk. — Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Anoa (2022)
2 sitasi
07
Peningkatan Kemampuan Perawatan Diri Dan Pemanfaatan Pengobatan Herbal Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Wilayah Kepulauan
Raden Ade Sukarna, Nazliansyah Nazliansyah, Eva Dewi Rosmawati Purba dkk. — Jurnal Abdimas Indonesia (2022)
0 sitasi
08
Edukasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga untuk Penyakit Degeneratif
Welly Ratwita, Evi Sovia, Maman Djamaludin — JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) (2022)
0 sitasi
09
EDUKASI PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL DALAM PENANGANAN PENYAKIT DIABETES MELITUS
Asril Burhan, Muh. Azwar AR, Marwati dkk. — JURNAL PENGABDIAN MANDIRI (2022)
0 sitasi
Tampilkan semua 9 jurnal ▾
20217 jurnal

Sepanjang 2021, riset tentang herbal untuk diabetes mellitus bergerak dari laboratorium ke dapur warga dan meja klinik. Kajian di Denpasar dan suku Dayak Bakumpai Barito Selatan mendata tanaman yang dipakai turun-temurun sebagai obat gula darah, sementara edukasi di Klinik IDI Banjarmasin dan Kampung Windan Makamhaji menyoroti pentingnya pemahaman pasien soal herbal sebagai terapi penunjang. Satu review mengingatkan risiko interaksi antara obat konvensional dan herbal. Perhatian pada deteksi dini dan senam kaki melengkapi gambaran bahwa penanganan diabetes butuh pendekatan gabungan, bukan sekadar ramuan tunggal.

  • Tanaman obat diabetes banyak dipakai warga Denpasar dan Dayak Bakumpai secara turun-temurun
  • Herbal diposisikan sebagai terapi penunjang, bukan pengganti obat medis
  • Interaksi obat konvensional dan herbal perlu diwaspadai dalam tatalaksana diabetes
  • Edukasi masyarakat meningkatkan pemahaman pemanfaatan herbal untuk diabetes dan hipertensi
  • Deteksi dini faktor risiko diabetes menyasar dusun-dusun di Sawangan, Magelang
Jurnal kunci
01
SENAM KAKI DIABETES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS (STUDI LITERATUR)
Admin Admin, Yora Nopriani, Silvia Ramadhani Saputri — Jurnal Kesehatan dan Pembangunan (2021)
8 sitasi
02
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT UNTUK MENGATASI PENYAKIT DIABETES MELITUS DI KOTA DENPASAR
Ni Luh Putu Arya Susilawati, Putu Lakustini Cahyaningrum, Ida Bagus Wiryanatha — Widya Kesehatan (2021)
5 sitasi
03
Peningkatan Pemahaman Masyarakat Tentang Pemanfaatan Herbal Sebagai Terapi Penunjang Diabetes Mellitus dan Hipertensi Di Wilayah Kampung Windan
Anita Sukmawati, Lintang Titian Cahya, Purbandari Ajeng Sarweningtyas dkk. — Abdi Geomedisains (2021)
4 sitasi
04
Deteksi Dini Faktor Resiko Diabetes Melitus Di Dusun Kalangan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang
Febri Ayuningsih, Rifana Tia Ardana, Lilik Kurniati dkk. — Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal (2021)
4 sitasi
05
Review: Interaksi Antara Obat Konvensional dan Herbal untuk Diabetes Mellitus
Izzah Al Mukminah, Raden Bayu Indradi — Berkala Ilmiah Mahasiswa Farmasi Indonesia (BIMFI) (2021)
0 sitasi
06
Eksplorasi Potensi Tumbuhan Berkhasiat Obat Diabetes Mellitus Pada Suku Dayak Bakumpai Barito Selatan Sebagai Penyusun Atlas Tanaman Berkhasiat Obat
Ilham Muamar, Nanik Lestariningsih, Ridha Nirmalasari — Lontara Journal Of Health Science And Technology (2021)
0 sitasi
07
EDUKASI PERAN TANAMAN OBAT DALAM PENGOBATAN DIABETES MELLITUS PADA PASIEN DI KLINIK IDI BANJARMASIN
Fakhrurrazy Fakhrurrazy, Husnul Khatimah, Farida Heriyani — Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) (2021)
0 sitasi
Tampilkan semua 7 jurnal ▾
201910 jurnal

Riset obat herbal untuk diabetes mellitus tipe 2 pada 2019 banyak mengarah pada pemanfaatan tanaman lokal dan jamu saintifik. Sambiloto, daun sirih merah, kulit buah manggis, daun kemangi, dan daun cincau dibahas sebagai kandidat antidiabetes atau antioksidan, sementara ekstrak daun sirih merah mulai diarahkan menjadi obat herbal terstandar. Kajian di Kota Langsa menyoroti penggunaan herbal untuk menekan efek samping obat antidiabetes, dan studi di Tawangmangu mengaitkan kepatuhan minum ramuan jamu hiperglikemia dengan keberhasilan terapi. Pendekatan lain menekankan kombinasi herbal dengan nutrisi tepat serta penyuluhan tanaman obat bagi lansia.

  • Sambiloto, sirih merah, manggis, kemangi, dan cincau diteliti sebagai kandidat herbal antidiabetes.
  • Kepatuhan minum jamu saintifik hiperglikemia dinilai menentukan keberhasilan terapi diabetes.
  • Penggunaan herbal di Langsa dikaitkan dengan upaya mengurangi efek samping obat antidiabetes.
Jurnal kunci
01
ANALISIS PENGGUNAAN OBAT HERBAL PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI KOTA LANGSA
Diza Fathamira Hamzah — JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) (2019)
14 sitasi
02
Pengalaman Penderita Diabetes Mellitus dalam Pencegahan Ulkus Diabetik
Melisa Enni Fitriyanti, Henni Febriawati, Lussyefrida Yanti — JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU (2019)
13 sitasi
03
HUBUNGAN KEPERCAYAAN KESEHATAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE 2
Istianna Nurhidayati, Fitri Suciana, Ida Zulcharim — Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas (2019)
8 sitasi
04
POTENSI SAMBILOTO SEBAGAI OBAT ANTIDIABETES BERBASIS HERBAL
Syah Akbarul Adha, Raden Maya Febriyanti, Tiana Milanda — Medical Sains Jurnal Ilmiah Kefarmasian (2019)
7 sitasi
05
Pemanfaatan Tanaman Obat Sebagai Obat Tradisional sebagai Alternatif Pengobatan Herbal Pasien Hipertensi dan Diabetes Mellitus
Anita Ratna Faoziyah, Nikmah Nur Rahmah, Lia Febriani — Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad (JPMA) (2019)
6 sitasi
07 3 sitasi
08 1 sitasi
09 1 sitasi
10
PENYULUHAN DAUN CINCAU SEBAGAI OBAT DIABETES MELLITUS PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA MANDIRI SENTOSA PEKON MATARAM PUSKESMAS GADINGREJO PRINGSEWU
Dewi Chusniasih, Siti Nurul Alfiah, Chusairil Pasa — Jurnal Pengabdian Farmasi Malahayati (JPFM) (2019)
1 sitasi
Tampilkan semua 10 jurnal ▾
20185 jurnal

Sepanjang 2018, riset obat herbal diabetes mellitus bergerak di dua arus: pendataan tumbuhan yang dipakai masyarakat dan upaya edukasi di tingkat komunitas. Survei etnobotani di Kabupaten Simalungun, Rundeng (Subulussalam), dan Lajonga (Sidrap) mendata jenis tumbuhan, bagian yang dimanfaatkan, serta cara pengolahan dan penyajiannya oleh warga. Sementara itu, kegiatan pengabdian di Unwahas menyasar pengetahuan keluarga tentang tanaman obat keluarga (TOGA), dan asuhan keperawatan keluarga menempatkan keluarga sebagai unit pendamping pasien DM. Benang merahnya: herbal dipilih karena bahan mudah didapat dan dianggap minim efek samping, meski pencatatan ilmiahnya masih terbatas pada pengetahuan lokal.

  • Tumbuhan obat diabetes didata di Simalungun, Rundeng, dan Lajonga
  • Bagian tanaman, cara pengolahan, dan penyajiannya ikut dicatat
  • Herbal dipilih karena mudah didapat dan dianggap minim efek samping
  • Edukasi TOGA dan asuhan keperawatan keluarga mendukung perawatan DM di rumah
Jurnal kunci
01
PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT DIABETES MELLITUS DI MASYARAKAT ETNIS SIMALUNGUN KABUPATEN SIMALUNGUN PROVINSI SUMATERA UTARA
Helen Anjelina Simanjuntak — BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) (2018)
15 sitasi
02
PEMANFAATAN TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) UNTUK PENGOBATAN DIABETES MELITUS
Ririn Lispita Wulandari — ABDIMAS UNWAHAS (2018)
6 sitasi
03
JENIS TUMBUHAN SEBAGAI OBAT PENYAKIT DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM
Hasanuddin Hasanuddin, Kusyanti Kusyanti — BIOTIK: Scientific Journal of Biology Technology and Education (Indonesian Institute of Sciences) (2018)
3 sitasi
04
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Diabetes Mellitus
Mega Hartati, Lucia Firsty Puspita Khrisna — Buletin Kesehatan Publikasi Ilmiah Bidang kesehatan (2018)
3 sitasi
Tampilkan semua 5 jurnal ▾
Tahun lainnya2006, 2011, 2014–2017, 2020

Sepanjang 2006–2020, kajian obat herbal diabetes mellitus di Indonesia bergerak dari eksplorasi tumbuhan hingga uji klinis dan evaluasi penggunaan. Studi etnofarmasi memetakan tanaman lokal yang berpotensi antidiabetes. Di klinik jamu, pemberian herbal terbukti menurunkan kadar glukosa darah pasien DM. Pare, jengkol, daun kenitu, serta ramuan sambiloto-salam-temulawak menunjukkan aktivitas antihiperglikemik. Sementara itu, analisis di RSUD Dr. Moewardi menemukan banyak pasien memakai herbal sebagai pelengkap pengobatan medis, sehingga rasionalisasi ramuan diperlukan. Angka prevalensi DM yang diprediksi melonjak dari 8,4 juta (2000) menjadi 21,3 juta (2030) makin memperkuat urgensi pengembangan obat herbal yang aman dan efektif.

  • Etnofarmasi berperan mencari tumbuhan lokal berpotensi antidiabetes.
  • Herbal antidiabetes menurunkan kadar glukosa darah pasien DM di klinik jamu.
  • Pare, daun kenitu, cangkang jengkol, serta ramuan sambiloto-salam-temulawak berkhasiat antihiperglikemik.
Jurnal kunci
01
PERAWATAN DIABETES MELLITUS DI KOMUNITAS (MELLITUS DIABETES CARE IN THE COMMUNITY)
Aulia Asman, Debby Sinthania, Linda Marni — Jurnal Kesehatan Medika Saintika (2020)
1 sitasi
03
Iptek bagi Masyarakat Penderita Diabates Mellitus Berbasis Herbal
Retno Yulianti, Luh Eka Purwani, Wahyunia Likhayati Septiana — JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai (2017)
0 sitasi
04 3 sitasi
05
Peran Studi Etnofarmasi Dalam Pencarian Tumbuhan Obat Yang Berpotensi Dikembangkan Sebagai Antidiabetes
Indah Yulia Ningsih — PHARMACY Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) (2015)
5 sitasi
07 0 sitasi
09 0 sitasi
Tampilkan semua 9 jurnal ▾

Arah riset ke depan

Cari jurnal lebih lanjut: Google Scholar →

Sumber: OpenAlex. Ringkasan disusun dari abstrak jurnal — untuk detail lengkap, selalu cek jurnal aslinya via tautan.